17 November 2008
14 November 2008
banjir lagi...banjir lagi...di SMAN 8 Jakarta : Artikel di KOMPAS.com
Terendam Banjir, SMA 8 Jakarta DiliburkanJumat, 14 November 2008 13:59 WIB
JAKARTA, JUMAT--Pulang...pulang..pulang. Teriakan ratusan murid SMA Negeri 8 Jakarta dari lantai 2 menggema di seluruh gedung. Betul saja, selang beberapa saat dari pengeras suara terdengar imbuan kepada para siswa untuk segera pulang karena air semakin tinggi.
Ya, proses belajar mengajar SMA Negeri 8 Jakarta Selatan dihentikan karena sebagian besar ruangan tergenang banjir, Jumat (14/11). Dengan menjinjing sepatu, mereka berhamburan dari ruang kelas. Namun bukannya segera pulang, mereka tampak asyik berfoto-foto dengan latar belakang sekolah yang kebanjiran.
Sheila, siswa kelas 2 malah mengaku senang karena bisa bermain air dan berfoto ria. "Lumayan kak buat isi-isi facebook (layanan kenalan lewat internet)," katanya. Hal senada juga diungkapkan oleh Dinda. "Wah kapan lagi bisa seperti ini, mumpung banjir," katanya sambil bergaya genit di depan kamera handphone temannya.
Sedangkan Hanafi, siswa kelas 1 punya, berpendapat berbeda. Siswa cowok ini mengaku kesal. Seharusnya dia hari ini akan menjalani ujian Kimia namun batal karena banjir. "Bayangin, kita udah belajar sampai jam 1 pagi, eh ga taunya diundur gara-gara banjir. Percuma jadinya, terpaksa belajar lagi deh," tambahnya.
Kepala Sekolah SMA 8, Nanang Gunadi enggan menjawab pertanyaan. Dia mengaku masih belum mengenal seluk-beluk sekolah karena baru menjabat selama dua bulan. "Maaf ya mas, saya belum bisa berkomentar saat ini, saya masih baru mas," terangnya. Sedangkan Humas SMA 8, Ahmad Yani mengatakan akan mengikuti perkembangan lebih lanjut. "Kalau memang besok seperti ini ya terpaksa kita liburkan dulu," paparnya.
Dari pantauan Kompas.com di kawasan tersebut, beberapa ruas jalan di luar sekolah juga mulai digenangi air. Bahkan di Jalan Bukit Duri Raya air sudah mencapai ketinggian 0,5 meter. Air mengenangi jalanan sepanjang 100 meter. Kejadian ini memaksa beberapa kendaraan memutar haluan menghindari kerusakan pada mesinnya.
Wah, di saat ma2 lagi semangat 45 menjelang acara Reuni Akbar 50th Smandel minggu depan tanggal 23 Nov, ada berita kurang bagus dari almamater tercinta. Dari siang uda baca soundingan di milist 891 tentang berita banjir di sekolah, tapi baru sempet baca beritanya langsung di KOMPAS.com jam 18:00 sambil blogging di kantor, nungguin pulang (nebeng temen yg bawa mobil - abis ujan gede bow!).
Pengalaman banjir di sekolahan pernah ma2 alamin pas jaman di 8 dulu. Dari 3 taon di sekolah udah rutin tiap taon ngalamin kebanjiran di skolah, abis biasanya banjir datang menjelang siang. Ada enaknya jadi ga belajar, tapi jadi repot pulangnya.
Apa lokasi SMANDEL perlu dipindah ya?
12 November 2008
Reuni 8'91(Part 1) : 17 Agustusan '08 di CITOS
Dimulai dari "hidupnya" lagi milist alumni 8'91 pas uda dibuat baru mulai taon lalu dimoderator'in sama Oom Rendra Beca & Oom Arief Jiphie (ma2 baru mulai join bulan Agustus kemaren).yg lama ma2 dulu sempet jadi moderatornya bareng temen ma2 - Oom Untan (waktu itu Oom ini jadi ketua panitia reuninya) yg dibuat taon 2001 pas angkatan ma2 mo buat Reuni 10+years after, tp sejak dikantor di-banned untuk yahoo jadi ga terurus lagi (itulah klo pake fasilitas kantor ya!?!?!).
Di bulan Agustus itu bertepatan dengan 17 Agustusan, dari hasil sounding di milist bisa terkumpul sekitar 15 orang (perwakilan FIS & SOS aja, sementara BIO melempem ga ada yg dateng.....) untuk temu kangen sekitar 2 -3 jam'an mulai lunch time di Chatter Boz-CITOS. Ma2 pulang duluan sama Oom Untan karna ada acara nonton perlombaan tujuhbelasan di lingkungan rumah dimana ka2 ikutan jadi pesertanya. Wah, ada yg berubah (jadi melar), ada yg masih sama. Berhubung banyak yg uda married ya ga jauh dari pertanyaan tentang anak (uda berapa?umuran berapa?). Dari sini kita ngebahas rencana ketemuan berikutnya dengan target jumlah peserta lebih banyak tentunya. Alhamdulillah akhirnya terealisasi di acara Buka Puasa Bersama di bulan September (lihat posting berikutnya tentang acara bukber)
Belakang (ki-ka) : Devi,Herdin,Wieke,ma2,Indah, Ndink,Untan,
Depan (ki-ka) : Tita, Sissy, Nadja, Ricky, Toro, Mei
yg di belakang ma2 tuh "Bang Dape" yang lagi pulang kampung ke Jakarta
(dinesnya di Balikpapan, Kalimantan)
foto bareng shooted by Bang Dape
11 November 2008
Reuni Akbar 50th - SMAN 8 Jakarta - less than 2 weeks to go....
10 November 2008
Acara makan2 Ultah si Putri - 9 Nov 08
Putri ini anak temennya ma2 yaitu Oom Bambang & Tante Dewi. Ultahnya sendiri jatuh di tanggal 31 Okt kemaren tapi baru dirayain tanggal 9 Nov kemaren di Rest. Bakmi GM , Jl. Sunda, Sarinah.Balik ke acara ultah Putri, ma2 berangkatnya ikutan keluarga Putri (ya sekalian bantu2 bawa gody bagsnya). Yang ada jadi sekalian kenalan sama keluarga besarnya Bambang & Dewi deh, dari Bapak/Ibunya sampe kakak/adiknya yang kebetulan pada dateng di acara ultah Putri. Tapi di tengah suasana ultah, jadi inget ka2 deh. Ka2 paling seneng tuh dateng acara ultah, untuk ikutan gamesnya ka2 berani deh. Apalagi klo ada badutnya wah ditempel terus deh. Makanya ma2 udah nyimpennin duluan goodybags & name tag yg ditulisin nama ka2 buat dibawa pulang.Acaranya sendiri ya khas acara ultah, ada games , nyanyi bareng dipandu MC. Buat para pengantar & saudara, kita disedia'in menu pilihan Mie atao nasi goreng. Selesai2 uda hampir jam 3an kayaknya, pulangnya ma2 dianter keluarga Oom Bambang mpe rumah (plus dibawain 1 porsi mie buat pa2 di rumah).
Sekali lagi thanks to Oom Bambang & family for your kindness! Buat Putri, Selamat Ulang Taun ya, semoga jadi anak yang pinter & sholehah.
ini Tante Dewi, Putri & sepupunya Putri (depan)Putri, Oom Bambang, Bagas (ka2nya Putri), sepupu2nya Putri
temen2 kantornya Oom Bambang (termasuk ma2)
suasana ultahnya Putri
weekend alone....
06 November 2008
Still...Obamamania....
some of posted comments on http://my.barackobama.com/ including my comment:
Before his Election Night speech in Grant Park, Barack sent out this message to suppporters
I'm about to head to Grant Park to talk to everyone gathered there, but I wanted to write to you first.
We just made history. And I don't want you to forget how we did it.
You made history every single day during this campaign -- every day you knocked on doors, made a donation, or talked to your family, friends, and neighbors about why you believe it's time for change. I want to thank all of you who gave your time, talent, and passion to this campaign. We have a lot of work to do to get our country back on track, and I'll be in touch soon about what comes next. But I want to be very clear about one thing...
All of this happened because of you.
Thank you, Barack

Election Night speech in Grant Park
"I will never forget who this victory truly belongs to – it belongs to you."
05 November 2008
04 November 2008
Obama VS McCain : 4 NOV 2008
Di Detik aja sampe2 berita tentang meninggalnya Alm.Bapak Tata Aboebakar (yang punya rumah dimana Oom Barry pernah tinggal di Jakarta) tadi pagi sampai diulas tuntas. Keluarga si Bapak tuh ga mo ngejual rumah tersebut ke pengusaha asal AS yang mo beli rumah itu untuk dijadiin musium ato resto gitu seharga 150M (bayangin hari gini bow)..yang ditawar sekitar bulan puasa kemaren.
03 November 2008
Ulang taun Ibunya ma2 (Eyang Putrinya ka2) - 31 Okt 2008
Jakarta, Hukum kekekalan energi dan semua agama menjelaskan bahwa apapun yang kita lakukan pasti akan dibalas sempurna kepada kita. Apabila kita melakukan energi positif atau kebaikan maka kita akan mendapat balasan berupa kebaikan pula. Begitu pula bila kita melakukan energi negatif atau keburukan maka kitapun akan mendapat balasan berupa keburukan pula. Kali ini izinkan saya menceritakan sebuah pengalaman pribadi yang terjadi pada 2003.
Pada September-Oktober 2003 isteri saya terbaring di salah satu rumah sakit di Jakarta. Sudah tiga pekan para dokter belum mampu mendeteksi penyakit yang diidapnya. Dia sedang hamil 8 bulan. Panasnya sangat tinggi. Bahkan sudah satu pekan isteri saya telah terbujur di ruang ICU. Sekujur tubuhnya ditempeli kabel-kabel yang tersambung ke sebuah layar monitor.
Suatu pagi saya dipanggil oleh dokter yang merawat isteri saya. Dokter berkata, "Pak Jamil, kami mohon izin untuk mengganti obat ibu". Sayapun menjawab "Mengapa dokter meminta izin saya? Bukankan setiap pagi saya membeli berbagai macam obat di apotek dokter tidak meminta izin saya" Dokter itu menjawab "Karena obat yang ini mahal Pak Jamil." "Memang harganya berapa dok?" Tanya saya. Dokter itu dengan mantap menjawab "Dua belas juta rupiah sekali suntik." "Haahh 12 juta rupiah dok, lantas sehari berapa kali suntik, dok? Dokter itu menjawab, "Sehari tiga kali suntik pak Jamil".
Setelah menarik napas panjang saya berkata, "Berarti satu hari tiga puluh enam juta, dok?" Saat itu butiran air bening mengalir di pipi. Dengan suara bergetar saya berkata, "Dokter tolong usahakan sekali lagi mencari penyakit isteriku, sementara saya akan berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar penyakit istri saya segera ditemukan." "Pak Jamil kami sudah berusaha semampu kami bahkan kami telah meminta bantuan berbagai laboratorium dan penyakit istri Bapak tidak bisa kami deteksi secara tepat, kami harus sangat hati-hati memberi obat karena istri Bapak juga sedang hamil 8 bulan, baiklah kami akan coba satu kali lagi tapi kalau tidak ditemukan kami harus mengganti obatnya, pak." jawab dokter.
Setelah percakapan itu usai, saya pergi menuju mushola kecil dekat ruang ICU. Saya melakukan sembahyang dan saya berdoa, "Ya Allah Ya Tuhanku... aku mengerti bahwa Engkau pasti akan menguji semua hamba-Mu, akupun mengerti bahwa setiap kebaikan yang aku lakukan pasti akan Engkau balas dan akupun mengerti bahwa setiap keburukan yang pernah aku lakukan juga akan Engkau balas. Ya Tuhanku... gerangan keburukan apa yang pernah aku lakukan sehingga Engkau uji aku dengan sakit isteriku yang berkepanjangan, tabunganku telah terkuras, tenaga dan pikiranku begitu lelah. Berikan aku petunjuk Ya Tuhanku. Engkau Maha Tahu bahkan Engkau mengetahui setiap guratan urat di leher nyamuk. Dan Engkaupun mengetahui hal yang kecil dari itu. Aku pasrah kepada Mu Ya Tuhanku. Sembuhkanlah istriku. Bagimu amat mudah menyembuhkan istriku, semudah Engkau mengatur milyaran planet di jagat raya ini."
Ketika saya sedang berdoa itu tiba-tiba terbersit dalam ingatan akan kejadian puluhan tahun yang lalu. Ketika itu, saya hidup dalam keluarga yang miskin papa. Sudah tiga bulan saya belum membayar biaya sekolah yang hanya Rp. 25 per bulan. Akhirnya saya memberanikan diri mencuri uang ibu saya yang hanya Rp. 125. Saya ambil uang itu, Rp 75 saya gunakan untuk mebayar SPP, sisanya saya gunakan untuk jajan.
Ketika ibu saya tahu bahwa uangnya hilang ia menangis sambil terbata berkata, "Pokoknya yang ngambil uangku kualat... yang ngambil uangku kualat..." Uang itu sebenarnya akan digunakan membayar hutang oleh ibuku. Melihat hal itu saya hanya terdiam dan tak berani mengaku bahwa sayalah yang mengambil uang itu.
Usai berdoa saya merenung, "Jangan-jangan inilah hukum alam dan ketentuan Yang Maha Kuasa bahwa bila saya berbuat keburukan maka saya akan memperoleh keburukan. Dan keburukan yang saya terima adalah penyakit isteri saya ini karena saya pernah menyakiti ibu saya dengan mengambil uang yang ia miliki itu." Setelah menarik nafas panjang saya tekan nomor telepon rumah dimana ibu saya ada di rumah menemani tiga buah hati saya. Setelah salam dan menanyakan kondisi anak-anak di rumah, maka saya bertanya kepada ibu saya "Bu, apakah ibu ingat ketika ibu kehilangan uang sebayak seratus dua puluh lima rupiah beberapa puluh tahun yang lalu?"
"Sampai kapanpun ibu ingat Mil. Kualat yang ngambil duit itu Mil, duit itu sangat ibu perlukan untuk membayar hutang, kok ya tega-teganya ada yang ngambil," jawab ibu saya dari balik telepon. Mendengar jawaban itu saya menutup mata perlahan, butiran air mata mengalir di pipi. Sambil terbata saya berkata, "Ibu, maafkan saya... yang ngambil uang itu saya, bu... saya minta maaf sama ibu. Saya minta maaaaf... saat nanti ketemu saya akan sungkem sama ibu, saya jahat telah tega sama ibu." Suasana hening sejenak. Tidak berapa lama kemudian dari balik telepon saya dengar ibu saya berkata: "Ya Tuhan pernyataanku aku cabut, yang ngambil uangku tidak kualat, aku maafkan dia. Ternyata yang ngambil adalah anak laki-lakiku. Jamil kamu nggak usah pikirin dan doakan saja isterimu agar cepat sembuh." Setelah memastikan bahwa ibu saya telah memaafkan saya, maka saya akhiri percakapan dengan memohon doa darinya.
Kurang lebih pukul 12.45 saya dipanggil dokter, setibanya di ruangan sambil mengulurkan tangan kepada saya sang dokter berkata "Selamat pak, penyakit isteri bapak sudah ditemukan, infeksi pankreas. Ibu telah kami obati dan panasnya telah turun, setelah ini kami akan operasi untuk mengeluarkan bayi dari perut ibu." Bulu kuduk saya merinding mendengarnya, sambil menjabat erat tangan sang dokter saya berkata. "Terima kasih dokter, semoga Tuhan membalas semua kebaikan dokter."
Saya meninggalkan ruangan dokter itu.... dengan berbisik pada diri sendiri "Ibu, I miss you so much."
Keterangan Penulis:
Jamil Azzaini adalah Senior Trainer dan penulis buku Best Seller KUBIK LEADERSHIP; Solusi Esensial Meraih Sukses dan Kemuliaan Hidup.
Hari Jumat, 31 Oktober kemaren, bertepatan sama ulang tahunnya Ibunya ma2 (klo ka2 manggilnya "Eyang Putri') yang ke 64th, kebetulan ma2 dapet forwardan e-mail dengan contain di atas dari beberapa temen.
Asli, begitu membacanya kayaknya udah ada yg mo menetes dari sudut mata ma2. Jadi langsung teringat Ibu di rumah. ma2 buru2 berangkat di pagi hari Jumat itu sampe belum sempet ngucapin selamat ulang tahun buat Ibu yang ultah hari ini, mana ditelfonin juga ga diangkat. Sampe kepikiran seandainya terjadi sesuatu sampe ga sempet ngucapin selamat ulang taun pasti ma2 akan nyesel seumur hidup. Mana malemnya ma2 bakal pulang malem karna ada temen yg ultah. Untungnya sebelum jam pulang berhasil juga nelfon ke rumah. Yang keluarpun jadinya hanya ucapan standar,habis jadi berkaca2 sendiri, takut mewek "Bu, selamat ulang taun ya. aku sayang Ibu. Ga bisa makan2 malem ini, besok malem minggu aja ya.Aku ada acara di luar, lagian Tommy malem ini juga ga bisa kan." Ibu menjawab,"Terima kasih. ya udah , ga pa2,wong makan bisa kapan aja. ati2 di jalan ya, ntar pulangnya dijemput ga?Jangan lupa telfon pa2nya Farrel."
Gitu deh Ibunya ma2,orangnya sabar , biar cerewet juga (nurun ke ma2 juga seh). Pokoknya buat ma2, Ibu itu perempuan luar biasa. (Dulunya) Ibu sama seperti ma2 juga seorang wanita pekerja di bank pemerintah sampai pensiunnya sekitar 10taon yang lalu (ma2 uda mulai kerja saat itu). Jadi dulunya pun ma2 hanya ketemu Ibu sampe puas ya di hari Sabtu Minggu aja, selain itu ya ketemunya malem sekitar jam abis magrib gitu. Bedanya dulu kan ma2 ada yang ngasuh yaitu (Almh)Tantenya Ibu yang kita panggil "Mamah", jadi klo pulang kantor Ibu langsung ambil alih biar uda cape. Sementara sekarang habis pulang kantor, kadang teteb aja Ibu yang "megang" ka2. Sepertinya Ibu mau balas dendam karna dulu ga bisa nungguin anaknya di hari2 biasa, jadi sekarang tuh ka2 deh yang dilimpahin kasih sayang (sampe puool) sama Ibu bahkan terkadang suka bikin ma2 jadi bersitegang gara2 ma2 suka ga sependapat dengan Ibu dalam pengasuhan ka2 (kadang ka2 jadi terlalu dimanja, maklum karna cucu pertama, laki pula).
1 hal yang sekarang ini mengena banget buat ma2 adalah, Ibu selalu menanamkan, biar kita (kaum perempuan) punya uang sendiri dari kerja kita, tapi jangan sampe mengeyampiingkan keberadaan suami kita, apalagi di saat suami kita kondisi pekerjaannya lagi ga seberuntung kita. Justru kita harus memberi support. Contohnya Ibu dan Bapak sendiri, biar Bapak hanya Polisi biasa (yang "lurus" pula), Ibu tidak pernah mengunderestimate-kan Bapak, sampe anak2nya bisa pada selesai kuliah itu semua dari Ibu. Makasih ya, Bu. Ibu ngertiin banget kondisi ma2 & pa2 saat ini, apalagi ma2&pa2 masih ikutan tinggal di rumah. Ibu sih seneng aja karna jadi ga jauh dari ka2 ya, but someday jika sudah tiba saatnya ma2 & pa2 "keluar" dari rumah pun, Ibu pasti akan mensupport kita. Ibu sendiri suka cerita bahwa Ibu juga berkaca sama Eyang Putri yang kebetulan juga adalah wanita pekerja di kantor pemerintahan di Pekalongan, di mana Eyang Putripun ga bisa nungguin Ibu setiap harinya karna harus ngantor. Jadi, ma2 nih generasi ke-3 sebagai wanita pekerja yang menitipkan anak pada pengasuhan saudara dekat.
Maaf ya Bu, kalau ma2 masih suka ngerepotin Ibu, suka bikin Ibu kesel & sedih, terutama klo kita jadi bersitegang karna masalah ka2, I know how much you love ka2 (more than love me deh sekarang). Ohya, ma2 janji deh mo mulai belajar masak insyaalah dalam waktu dekat biar bisa masakin buat kita sekeluarga ya.....
finally malem minggu, 1 Nov kemaren jadi kita makan malem bareng di rumah makan favorit Ibu & Bapak yaitu "Sate Parahyangan", Bapak, ma2 & pa2 pilih sate kambing, Ibu & ka2 pilih sate ayam, semua ditambah dengan sop kambing yg eunak
tenan.
yg ini foto makan2 ultah Bapak ke 66th di tempat yg sama 1 Januari lalu (bener2 tempat favorit Bapak & Ibu ya)
I LOVE YOU, IBU....SELAMAT ULANG TAHUN...
SEMOGA PANJANG UMUR & SEHAT SELALU
31 Oktober 2008
30 Oktober 2008
28 Oktober 2008
B'daynya pa2

B'day wishes untuk pa2 dari ma2 & ka2:21 Oktober 2008
Cerita di balik acara Nonton Laskar Pelangi di Buaran Teater
Tulisan ini bukan untuk ngebahas filmya, tapi perjuangan kita untuk nonton film laris ini.
Begini nih story Buaran. Kita pikir nih bioskop uda masuk jaringan 21 (abis di koran2 namanya uda masuk list bareng 21 laen di kolom jadwal film yg beredar) Ga taunya belom. Pas mpe depan loket uda ada tulisan TICKET HABIS UNTUK PERTUNJUKAN UNTUK JAM SIANG - SORE, ADA UNTUK PERTUNJUKAN JAM 20:00. Wah nggak banget deh, secara besok masuk kantor/sekolah hari pertama. Ya udah kita uda mo ngeloyor ke Mall Buaran,Klender sebrang bioskop, eh tiba2 ada mas2 ndeketin pa2nya ka2. kirain calo, ga taunya doi nawarin ticketnya (2 DOANG) untuk pertunjukan jam 17:15 gara2 pacaranya doi ga jadi dateng (uda janjian katanya), daripada mubazir mo dijual lagi. Biar bioskop kecil dan ticket RP.20.000 (@10rebu), curiga juga nih, tau2 ticketnya palsu lagi, Mana 2 ticket doang, ka2 mo dipangku siapa, mana berat pula (klo disuruh bayar seharga ticket doang mah ga napa). Tuh mas2 kayanya tau klo ma2 curigesien, makanya mpe bilang, " Klo ga percaya tanya ke petugas loket aja Bu, tanyain nih ticket asli ga.Saya ga mahalin koq samain aja harganya." Yah, daripada ga jadi nonton, besok2 uda masuk kerja/sekolah, akhirnya jadi transaksi deh. Tadinya sih mo dilebihin (dikit) jadi Rp.22.000 (+ ada pungutan PMI 2rebu), untung ditolak , basa/i juga seh.Dapetnya juga bagus di baris paling belakang koq karna masih jam 2an kita nyebrang dulu makan di Mall Buaran.
Jam 17:00 kita uda balik lagi ke Bioskop, wah orang2 uda mulai baris depan pintu masuk Theater nih. Uda siap2 juga nih ntar klo ditanyain ticket tambahan(untungnya lolos tuh), juga siap2 atur formasi duduk (ka2 akan duduk di pembatas kursi antara kursi ma2 & pa2. Masuklah kita.......dan hasilnya, kita emang dapet barisan paling belakang, tapi di ujung. Ternyata lagi. setela kursi ujung yg ditempatin ma2 & pa2, ada 1 kursi kosong, baru sebelahnya lagi diisi full sama rombongan anak ABG. Wah, moga2 ni kursi ga ada orangnya, jadi ka2 bisa kebagian duduk. Alhamdulillah emang ga ada orang yg beli di kursi tersebut jadi deh kita bertiga dapet duduk (urutannya pa2, ka2, ma2).
Belom sampe 10 menit, ka2 uda mulai cuap2, "Panas nih, ACnya ga jalan ya. lumayan kenceng, karna mba2 ABG di sebelah mpe nengok." Aduh, gawat neh, tanda2 show time-nya ka2 nih, alamat ada aksi2 kenakalan berikutnya. Di tengah film diputar kayaknya ka2 uda tambah bete, doi akhirnya buka kaosnya, sambil ngedumel,"Kenapa sih pake nonton di sini, ga di Kelapa Gading ato Arion? Panas kan, Ma! Pah, teh kotak-ku udah abis, mo lagi dong. Filmnya ga seru, bagusan "Liburan Seru" Ga ada penjahatnya.". Uuugh, bikiin acara nonton jadi ga asyik neh, akhrinya pa2 keluar dulu beli teh kotak lagi (daripada makin brisik), smentara ma2 sibuk ngebujukin ka2 biar bertahan di sini mpe film selesai. Untung pa2 cepet balik & pas ada adegan buaya yg jadi penghalang si Lintang berangkat ke tempat lomba cerdas cermat, ka2 langsung anteng tuh (tapi tetep ga mo pake kaosnya - untung gelap boo!). Ma2 sambil ngipasin ka2 pake brosur yg tadi dapet pas di Mall Buaran, sampe ga gitu konsen lagi nontonnya karna sambil mikir juga, si ka2 nih bete karna AC ga dingin apa karna ga seneng filmnya ya? Tapi sambil nonton, ma2 sempetin kasi tau ka2 (pas adegan mengharukan si Lintang ga bisa sekolah lagi gara2 Bapaknya meninggal), "Tuh liat, si Lintang ga bisa sekolah, ka2 beruntung bisa sekolah kaya si Ikal, jadi ka2 harus rajin sekolah ya...."
16 Oktober 2008
Pernak-Pernik Lebaran di Pekalongan (hometownnya Eyang Putri)

berangkat ke rumah Bude Yayuk
di jalan dari hotel ke rumah bude, kita ketemu sama anak2 singkong yg lagi pada "BECA'AN" (tradisi di Pekalongan di mana mereka setelah dapet "angpo salam tempel" biasanya patungan sampe sekitar 10 orangan naek beca keliling kota.misalnya ongkos 10rebu ya bagi 10 jadi 1000/orang
lebaran, maaf2an di rumah Bude
standar pernik lebaran di rumah bude: kue kering, angpo salam tempel (bawa dari Jakarta karna dapet yg unik amplopnya, termasuk isinya) & menu lebaran
after ritual lebaran.....pa2 kekenyangan mengganyang menu lebaran di rumah bude mpe kecape'an bow, ma2 & ka2 jadi kebagian jatah mijetin pa2 deh.
ka2 : aku bagian mijet kepala, pertama2 buka pecinya dulu
ma2 : aku bagian punggung, tapi gaya dulu duong, mumpung ada mat jepret...
09 Oktober 2008
Ngantor lagee......ngantor lagee...
di rumah ga pernah sakit, hari ini di kantor bersin berat seharian. mana ga bawa baju hangat.
jalan ke kantor masih lancar, di kantor juga banyak temen sekretaris & admin yg masih pada cuti (trutama yg selantai).
ga nyangka, hr ini ketemu temen SMA, Evin yg lagi ada urusan banking di salah satu bank di gedung kantor ma2.
03 Oktober 2008
Ulang Tahun ke-5 Ka2 (1 Oktober 2008) = Hari Raya Idul Fitri 1429H

berhubung ultahnya bareng lebaran, ma2 beli hiasan ketupat maenan yg kecil2 ditaro dekat ice cake ultahnya.

Sayang ka2 lagi rada2 badmood paginya, pulang sholat Id bareng sepupu2nya ngadat karna ga mo klamaan pake baju ko2.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429H (=1 Oktober 2008 M)

Tahun ini ma2 sekeluarga mudik pulang kampung ke PEKALONGAN, Jawa Tengah untuk berlebaran ke rumah Bude Yayuk (ka2nya Ibu yang tertua), berhubung Eyang Putri uda meninggal sekitar 11/2 tahun lalu (uda pindah ke Semarang juga).








